Tampilkan posting dengan label KASUS. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label KASUS. Tampilkan semua posting

Kisah Konyol Buronan Ditangkap Polisi Karena Facebook

Andrew Dale Marcum, mungkin adalah salah satu penjahat terkonyol di Amerika Serikat. Andrew lelaki asal Ohio, Amerika Serikat, adalah pelaku sejumlah kejahatan. Karena perbuatan kriminalnya, ia pun diburu otoritas penegak hukum setempat.

Padahal usia Andrew Dale masih 21 tahun. Tapi, daftar perbuatan kriminalnya berderet, mulai dari pencurian, perusakan hingga kekerasan. Karena perbuatan melawan hukumnya itu, Andrew oleh kantor Sheriff Butler County, Hamilton, Ohio Amerika Serikat, ditetapkan sebagai salah satu Daftar Pencarian Orang (DPO) atau jadi buronan.

Tapi, Andrew memang berani. Di saat yang lain, kala buron mencoba untuk sembunyi, Andrew justru bertindak sebaliknya. Namun, keberanian Andrew sungguh konyol. Karena keberanian konyolnya itu, Andrew akhirnya bisa ditangkap Sheriff.

Kisah Konyol Buronan Ditangkap Polisi Karena Facebook

Cerita konyol si buron ini, dimulai ketika kantor Sheriff setempat memasang foto Andrew di akun resmi Facebook kantor Sheriff. Entah apa yang ada dipikirkan si buronan, tiba-tiba dia ikut memberi komentar di akun Facebook kantor Sheriff yang memajang fotonya.

“Saya takkan tertangkap, setengah dari mereka bahkan tidak kenal saya,” begitu isi komentar dari sang buron, Andrew Dale Marcum.

Ya terang saja, komentar bernada ‘menantang’ Sheriff itu seakan jadi petunjuk. Ratusan komentar balasan pun muncul, meminta Andrew menyerahkan diri. Tak hanya itu, salah satu deputi di kantor Sheriff, balik memajang foto sel disertai dengan kalimat, “Hey Marcum, kami sudah menyiapkan kamar untuk anda.”

Dan, benar saja, sehari setelah itu, Andrew dapat di tahan. Karena di laman Facebook kantor Sheriff sudah muncul pengumuman, bahwa Andrew sudah ada di rumah tahanan. Di laman Facebooknya, kantor Sheriff, mengumumkan, bahwa Andrew tak mungkin lagi bisa berfacebook ria, karena sudah menyerahkan diri.


Source: ciricara

10 Aksi Penistaan Agama Yang Lebih Parah dari Ahok

Tercatat pada tanggal 4 Novermber 2016 terjadi unjuk rasa yang melibatkan ribuan orang hampir di seluruh Indonesia dengan mengatasnamakan “Bela Agama.” Aksi ini dilakukan karena banyak orang Islam di Tanah Air yang tidak terima atas ucapan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau kerap dipanggil Ahok terkait surah Al Maidah 51.

Namun, sebelum Ahok dianggap menistakan salah satu ayat di Alquran tersebut dan akhirnya dihujat ribuan orang sampai-sampai harus datang ke Jakarta untuk melawannya, ternyata ada juga penghinaan yang justru lebih ekstrem dilakukan oleh orang lain terhadap kitab suci umat Islam dan gerakan shalat.

10 Aksi Penistaan Agama Yang Lebih Parah dari Ahok
Kapry Nanda, kasus pelecehkan agama dengan menginjak Al Quran

Khusus untuk yang pelecehan gerakan shalat, berikut ini adalah ulah sejumlah orang yang menjadi viral setelah memperagakan gerakan shalat dengan cara yang tak lazim di Indonesia.

1. Melakukan Gerakan Shalat Sambil Berjoget

10 Aksi Penistaan Agama Yang Lebih Parah dari Ahok

Pada tahun 2013 lalu, ada video yang diunggah ke media sosial dengan memperlihatkan beberapa siswi yang diduga bersekolah di SMA Negeri 2 Toli-toli sedang bersenda gurau memperagakan gerakan shalat disertai dengan berjoget, gerakan tak senonoh, menjulurkan lidah dan tertawa-tawa.

Kabarnya, setelah video tersebut beredar luas dan mendapatkan kecaman dari berbagai pihak, ke-5 siswi itu akhirnya dikeluarkan dari sekolahnya dan tidak dapat mengikuti Ujian Nasional.

2. Shalat Sambil Bertelanjang Dada

10 Aksi Penistaan Agama Yang Lebih Parah dari Ahok

Seperti halnya yang dilakukan 5 siswi dari SMA Negeri 2 Toli-toli itu, ada juga ulah iseng yang dilakukan sejumlah pemuda dengan memperagakan gerakan shalat yang kabarnya dilakukan di sebuah masjid.
Para pemuda ini memperagakan gerakan shalat dengan bertelanjang dada dan sampai mempelorotkan celana mereka. Foto-foto mereka menjadi viral setelah salah satu pemilik akun Facebook dari Lampung mempostingnya di media sosial.

3. Melecehkan Gerakan Shalat Di Jalanan

10 Aksi Penistaan Agama Yang Lebih Parah dari Ahok

Menjadi perbincangan dan viral di media sosial ketika ada foto sejumlah pemuda yang diperkirakan dari Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura tengah memperagakan gerakan shalat di jalanan.
Bahkan, salah satu dari mereka nampak bercanda dengan melakukan gerakan hubungan badan terhadap sang imam. Diduga, para pelakunya adalah salah satu geng motor yang cukup terkenal di Pulau Garam tersebut.

4. Shalat Sambil Membelakangi Imam Dengan Niat Bercanda

10 Aksi Penistaan Agama Yang Lebih Parah dari Ahok

Mungkin maksudnya adalah bercanda dan hanya lucu-lucuan saja, namun justru remaja satu ini dihujat banyak orang di dunia maya karena memperagakan gerakan shalat dengan posisi membelakangi imam.

Remaja yang diketahui merupakan pelajar dari salah satu SMK di Kebumen, Jawa Tengah ini juga terlihat tidak merasa bahwa ulahnya termasuk pelecehan. Bahkan, dia juga terlihat tertawa-tawa setelah melakukan ulah isengnya itu.

5. Shalat Sambil Memakai Helm

10 Aksi Penistaan Agama Yang Lebih Parah dari Ahok

Entah apa yang ada di pikiran para polisi ini ketika melakukan gerakan shalat, namun tetap mengenakan helm. Hal itu tentu saja memantik banyak komentar dari netizen karena dianggal melecehkan Islam.

Sayangnya, belum diketahui siapa saja yang menjadi pelaku, di mana tempat pastinya atau apa yang terjadi setelah foto mereka tersebut beredar luas di internet.

6. Shalat Bertelanjang Dada dan Mainin HP

10 Aksi Penistaan Agama Yang Lebih Parah dari Ahok

Di akhir tahun 2014 lalu, ada sebuah foto yang dunggah ke media sosial dan menjadi viral. Foto tersebut memperlihatkan beberapa pemuda tengah memperagakan gerakan shalat dan beberapa di antaranya bertelanjang dada, memakai celana pendek dan sedang menelepon.

Tidak diketahui di mana lokasi para pemuda tersebut dan apakah mereka yang melakukan ulah ini sudah dikenai sanksi atau belum.

7. Shalat Sambil Merokok

10 Aksi Penistaan Agama Yang Lebih Parah dari Ahok

Satu lagi penistaan agama dengan melakukan pelecehan gerakan shalat dilakukan oleh 3 remaja yang fotonya beredar di media sosial pada tahun 2016 ini.

Dalam foto tersebut, ketiga remaja itu nampak melakukan gerakan shalat di jalanan dan dua di antaranya nampak sedang menggigit rokok di bibirnya. Sontak saja, hal ini menjadi viral dan dihujat banyak pihak.

8. Lecehkan Shalat Sambil Jingkrak-Jingkrak

10 Aksi Penistaan Agama Yang Lebih Parah dari Ahok

Pada bulan April 2016 lalu, sebuah akun bernama Berita Heboh dan Langka mengunggah video beberapa remaja yang dianggap melecehkan gerakan shalat.

Dianggap melecehkan karena dalam video tersebut terlihat remaj-remaja yang ada di tempat itu memang mengenakan pakaian rapi dan memakai sarung, namun setiap kali akan melakukan gerakan shalat, mereka langsung melompat-lompat. bahkan kalimat dan gerakannya juga terlihat dibuat-buat.

9. Shalat Memakai Celana Pendek dan Bersepatu

10 Aksi Penistaan Agama Yang Lebih Parah dari Ahok

5 siswa dari salah satu SMP di Sragen, Jawa Tengah langsung dipanggil pihak sekolah dan juga polisi karena dianggap melecehkan gerakan shalat pada pertengahan tahun 2016 lalu.

Dalam foto yang memperlihatkan ulah mereka tersebut, kelima siswa itu memperagakan gerakan shalat dengan memakai celana pendek dan masih mengenakan sepatu. Bahkan, mereka juga tidak melepas sepatu mereka ketika melakukan aksinya di atas sajadah.

10. Shalat Di Dalam Air

10 Aksi Penistaan Agama Yang Lebih Parah dari Ahok

Sejak tren foto di dalam air marak beberapa waktu lalu, ada 3 orang pemuda dianggap melecehkan gerakan shalat karena melakukannya di dalam air.

Banyak netizen yang menganggap bahwa aksi mereka tersebut hanyalah mencari sensasi belaka dan berujung blunder. Tidak sedikit yang menghujat dan mencaci-maki aksi dari ketiga pemuda tersebut.

Selain 10 aksi lucu-lucuan namun justru masuk dalam kategori pelecehan agama, masih banyak pula ulah serupa yang dilakukan seseorang, seperti menginjak sampai dengan membakar Alquran di Indonesia.

Source: Boombastis

Lihat Apa Yang Dilakukan Mahasiswi Ini Ketika Uang Salah Transfer Sebesar Rp 59 Miliar Masuk Ke Rekeningnya

Kasus salah transfer uang di bank sering kita dengar, bahkan ada yang sampai mendapatkan uang dadakan hingga triliunan rupiah. Namun bagi mereka yang 'tertimpa rezeki nomplok' ini, akan mengembalikan kembali.

Bagaimana pun, uang yang ditransfer tersebut bukan miliknya. Tapi kadang, ada juga orang-orang yang enggan mengembalikan uang yang salah transfer tersebut, bahkan menghabiskannya untuk membeli barang-barang mewah.

Salah satunya mahasiswi ini, yang telah menghabiskan uang salah transfer bukan hanya dalam jumlah jutaan rupiah, tapi hampir Rp59 miliar. Mengapa ia bisa menghabiskan uang dengan jumlah besar tersebut?

Lihat Apa Yang Dilakukan Mahasiswi Ini Ketika Uang Salah Transfer Sebesar Rp 59 Miliar Masuk Ke Rekeningnya

Seorang mahasiswi Malaysia dituduh telah mengabiskan uang sekitar US$4.6 juta atau sekitar Rp59 miliar untuk membeli barang-barang mewah, setelah mendapatkan transfer yang keliru pada akunnya.

Wanita bernama Christine Jiaxin Lee pun ditahan, namun ia enggan mengaku bersalah saat tiba di Sydney Downing Centre Court.

"Kami merasa yakin klien kami akan dibebaskan," kata Aston pengacara Christine.

Aston mengatakan, jika keluarganya telah melakukan perjalanan dari Malaysia untuk mendukungnya melalui masalah pelik ini.

"Keluarganya sepenuhnya mendukung dia. Kami banyak tim bersatu di sini," kata Aston kepada Daily Mail Australia.

Lihat Apa Yang Dilakukan Mahasiswi Ini Ketika Uang Salah Transfer Sebesar Rp 59 Miliar Masuk Ke Rekeningnya

Saat itu Lee ditangkap pada Mei oleh petugas imigrasi di bandara Sydney, saat ia mencoba untuk naik pesawat ke Malaysia.

Mahasiswa teknik kimia ini telah dicekal untuk bepergian ke luar negeri usai mendapatkan kesalahan transfer oleh Westpac pada tahun 2012. Ia pun kemudian hidup berfoya-foya selama 11 bulan lamanya dengan uang tersebut.

Bahkan ia pernah menghabiskan Rp6 miliar dalam satu hari di toko Christian Dior di Sydney.

Pada April tahun lalu, seorang manajer senior dari bank menyadari kesalahan tersebut dan menuntut Lee untuk menjelaskan jutaan dollar uang yang hilang.

Lee sebelumnya mengaku, jika uang tersebut telah ditransfer oleh orang tuanya di Malaysia.

Source: balabala10

Gara-Gara Mengandung Unsur Pornografi, App Bigo Live Diblokir!

Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan aplikasi bernama Bigo Live. Untuk Anda yang gemar chatting online tentu saja aplikasi ini pasti sudah terinstall di daftar menu smartphone Anda. Namun jika Anda termasuk salah satu penggemar aplikasi Bigo, tampaknya sekarang ini Anda harus gigit jari. Loh kenapa?

Pasalnya app yang berbasis di Singapore ini sudah diblokir oleh Pemerintah lewat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo). Alasan pemblokiran Bigo Live ini atas dasar karena kontennya dianggap banyak yang mengandung unsur pornografi.

Gara-Gara Mengandung Unsur Pornografi, App Bigo Live Diblokir!

Konten pornografi di Bigo Live tidak lepas dari konsepnya yang mengumpulkan gift dari pengunjung ke channel broadcast pemilik akun. Gift yang sudah terkumpul bisa ditukarkan menjadi sejumlah uang tunai. Misalnya, minimal penarikan 6.700 diamond akan setara dengan Rp 2 juta. Jadi bisa Anda bayangkan, jika ingin mendapatkan gift tersebut, pemilik akun harus memberikan sesuatu yang tidak biasa bagi para viewernya.

Sejak 2 minggu ini, ada 10 DNS yang dipakai buat melayani Bigo, dan semuanya sudah dinotifikasi ke para penyedia jasa internet untuk memblokir aplikasi ini. Tapi, kabarnya yang sudah diblokir hanya sekedar DNS (Domain Name System) nya saja, belum termasuk alamat IP. Sehingga, App Bigo ini masih tetap bisa diakses oleh user, khususnya lewat aplikasi meski fiturnya dibatasi.

Menanggapi hal ini, David Li yang merupakan CEO Bigo, mendatangi Menkominfo Rudiantara untuk membatalkan pemblokiran Bigo. DIa berjanji akan membangun perusahaan Bigo di Indonesia dan mempekerjakan pegawai untuk mem-filter konten-konten yang mengandung unsur pornografinya. Wah, kalau sudah di filter seperti itu, yakin Bigo akan tetap menjadi daftar aplikasi yang paling hits?